MINIATOUR

A Small Journey for The Greater Good
Recent Tweets @dvpndtm

koboy trendi bercelana jeans, mau naik kuda tapi kebelet pipis

kuda berkudis dipacu sampe meringis supaya si koboy bisa segera pipis

masuk ke warung koboy dengan rambut tetap klimis, dia langsung menuju ke arah pak kumis

“pak, saya mau pipis” kata koboy trendi bercelana jeans

“ooh tidak bisa karena saya orangnya sadis” kata pak kumis

“pak, kandung kemih saya udah nangis”

“hahaha kalau kamu mau pipis, kamu harus menantang si orang bengis” kata pak kumis

“hey kamu koboy trendi bercelana jeans! ayo kita adu makan kismis” kata orang bengis yang berkudis seperti kuda si koboy bercelana jeans

“boleh! kita adu banyak-banyakan makan kismis dalam satu menit lalu saya bisa pipis”

“tapi kalau aku menang, walaupun menang tipis, kamu harus pergi dari tempat pak kumis” ancam si orang bengis

“cih baiklah.. sebelum titit saya kena sipilis, ayo kita mulai adu makan kismis” sambut si koboy trendi bercelana jeans

si koboy trendi bercelana jeans mengelap rambutnya yang klimis lalu dengan gerakan tangan yang sangat mistis dia mulai memakan kismis.

si koboy bercelana jeans meringis karena giginya terkikis oleh kismis.

“terlalu manis!”

namun demi pipis, si koboy berambut klimis bercelana jeans terus melanjutkan melahap kismis yang sudah berbaris.

di meja sebelah, orang bengis memakan kismis dengan cis cis cis. ternyata gigi si orang bengis berlapis kudis sehingga tidak terkikis oleh manisnya kismis.

“aku kudu piye iki cyintuips?” gumam koboy bercelana jeans berambut klimis

sudah lewat satu menit dan mulut koboy klimis masih penuh kismis, begitu juga dengan si orang bengis.

pertandingan makan kismis pun mencapai finis. setelah dihitung ternyata si koboy klimis memakan 70 kismis dan si orang bengis mampu memakan 71 kismis.

beda tipis!

koboy klimis ditendang tepat di alis, terlempar keluar dari warung koboy pak kumis.

sambil meringis, koboy klimis berusaha berdiri sambil memegangi alis yang teriris.

koboy itu tak lagi klimis tapi masi memakai celana jeans. dia menoleh ke kiri ternyata ada bilik pipis bertuliskan “GRATIS”.

malem ini malem puncak rangkaian acara komkustik 2012 yang bertajuk dendang legenda. malam ini pula saya berkesempatan menyaksikan aksi-aksi dari band di komunikasi UGM dalam format akustik. dan juga menyaksikan pacar saya bernyanyi dengan band-nya.

jujuur, saban mbak pacar ada urusan band-band-an rasanya ada perasaan jeles, gregetan, piye ngono. posesif kali ya? ho’oh mungkin. tapi juga sekaligus kagum dan bangga. piye sih rasane ndelok bojo dhewe berhasil? rak yo melu seneng to yo?

di atas panggung dia bukan pacarku, dia milik semua orang karena dia adalah idola yang menghibur semua orang dengan suaranya. aku pun menjadi salah satu penggemar setianya. dan pikiran ini yang kadang-kadang bikin risih. kayak pasir di dalem sepatu tapi sepatunya ga bisa dicopot.

tapi pas dia turun panggung, rasanya cantiknya dia bertambah berkali-kali lipat. rasanya beneran bangga banget sama dia. bangga dia berhasil, bangga dia disukai banyak orang, bangga dia berprestasi dan bintang kelas, wah pokoknya gembira lah. senang dan terharu. juga rasa sayang yang meluap-luap.

oh, dan dia tadi terlihat cantik pake rok panjang dan kaos item. tapi dia mau digimanain juga tetep cantik sih :”>

tadi kita juga sempet ngobrol di jalan waktu nganter dia pulang. kita ngomongin soal “menerima apa adanya”. dan kita sepakat kalo “menerima apa adanya” itu omong kosong. kita semua pasti punya ekspektasi, punya harapan, terhadap seseorang siapa pun itu. dasarnya ego manusia, kita pengen ngerubah semuanya menjadi seperti yang kita mau. ya gak? nah makanya “menerima apa adanya” itu omong kosong. menurutku sih yang kita perlu dalam sebuah hubungan tu adalah kemampuan untuk memaafkan (selama dia pantas dimaafkan lho ya). soalnya kita semua pasti akan dikecewakan oleh orang-orang di sekitar kita. kita ga bisa menyenangkan semua orang kan? dan yang terpenting adalah kita ga sempurna.

setelah nganter mbak pacar pulang, aku mikir gini “dalam satu kesempatan aku bisa aja kecewa sama dia karena dia ga sesuai sama ekspektasiku, tapi di kesempatan itu pula aku merasa beruntung memiliki dia”

selamat malam, selamat berisitirahat.

terima kasih buat semua teman-teman komunikasi 2009 yang sudah jor-joran tenaga, banting tulang, iuran, putar otak, dan mengerahkan seluruh jiwa raganya buat acara terakhir kita ini sebagai mahasiswa komunikasi UGM. jangan takut membakar memori ini dalam ingatan kalian karena kenangan ini memang pantas disimpan dalam kapsul waktu kehidupan kita. saya sayang sama kalian semua :*

day 24: Somebody That I Used to Know - Walk off the Earth (Gotye - Cover)

lagu ini adalah soundtrack saya untuk hari ini. lagunya enak banget dan menghanyutkan. dan video covernya ini unik banget soalnya satu gitar dimainin sama 5 orang. yang pertama ngasih tau video ini adalah teman saya Stefan Harmayu Toghas yang sangat lihai bermain gitar.

band yang ada di video itu bernama Walk Off The Earth yang membawakan lagu dari Gotye, singer-songwriter yang berasal dari Belgia namun dia juga keturunan Australia, yang berjudul Somebody That I Used To Know.

lagu ini kayaknya bercerita tentang pasangan kekasih yang mengakhiri hubungannya dengan baik-baik. dalam hatinya, si pria lega bisa mengakhiri hubungannya dengan si wanita dan si wanita menjanjikan bahwa mereka bisa tetap berteman setelah berpisah. namun, pada akhirnya si wanita memperlakukan si pria seperti orang asing dan si pria pun seolah-olah bilang “oke kalo gini caranya, sekarang buat aku, kamu cuman seseorang yang pernah kukenal doang, gak lebih”.

liriknya dalem, lagunya mendayu, video covernya kreatif dan unik. pantas lah ini menjadi lagu favorit saya hari ini. yay!

oh tambahan, ini lirik lagunya

Now and then I think of when we were together
Like when you said you felt so happy you could die
Told myself that you were right for me
But felt so lonely in your company
But that was love and it’s an ache I still remember

You can get addicted to a certain kind of sadness
Like resignation to the end, always the end
So when we found that we could not make sense
Well you said that we would still be friends
But I’ll admit that I was glad it was over

But you didn’t have to cut me off
Make it like it never happened and that we were nothing
And I don’t even need your love
But you treat me like a stranger and that feels so rough
No you didn’t have to stoop so low
Have your friends collect your records and then change your number
I guess that I don’t need that though
Now you’re just somebody that I used to know

Now you’re just somebody that I used to know
Now you’re just somebody that I used to know

Now and then I think of all the times you screwed me over
But had me believing it was always something that I’d done
But I don’t wanna live that way
Reading into every word you say
You said that you could let it go
And I wouldn’t catch you hung up on somebody that you used to know

But you didn’t have to cut me off
Make it like it never happened and that we were nothing
And I don’t even need your love
But you treat me like a stranger and that feels so rough
And you didn’t have to stoop so low
Have your friends collect your records and then change your number
I guess that I don’t need that though
Now you’re just somebody that I used to know

Somebody
(I used to know)
Somebody
(Now you’re just somebody that I used to know)

(I used to know)
(That I used to know)
(I used to know)
Somebody